Rabu, 10 Februari 2016

Kuliah di luar kota, Sudah Siapkah ???


http://www.provoke-online.com
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Bismillahirrahmanirrahim

           Sebentar lagi anak-anak SMA akan melaksanakan ujian masuk perguruan tinggi baik yang negeri maupun swasta. Bagi siswa yang ingin berkuliah di tempat idamannya dan berada di luar kota. Banyak yang perlu diperhatikan sebelum akhirnya berangkat ke luar kota dimana tempat kita berkuliah nantinya.
          Banyaknya pertanyaan-pertanyaan terkait kuliah di luar kota membawa hati nurani saya untuk menulis blog ini yang tujuannya memudahkan adik-adik saya untuk memahami dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. 
          Nah, sebelumnya saya akan merangkum apa sih yang membawa kita kuliah di luar kota...

Pertama, mungkin bagi adik-adik yang menginginkan jurusan tertentu namun perguruaan tinggi yang berada di sekitar daerah tempat tinggal tidak memiliki jurusan tersebut, maka untuk mewujudkan cita-cita kalian tentu saja harus rela berkuliah di luar kota.

Kedua, banyaknya adik-adik saya yang merasa perlu untuk mencari kebebasan, kuliah di luar kota lah jawabannya, karena kita akan bertempat tinggal di tempat yang baru dengan aturan-aturan yang kita buat sendiri, kecuali peraturan kecil dari ibu kos.

Ketiga, jiwa-jiwa petualang mungkin terdapat di dalam diri kalian, kuliah di luar kota merupakan tantangan yang harus kalian taklukan.

Keempat, beberapa alasan biasanya dikatakan oleh adik-adik bahwa kuliah di luar kota agar bisa mandiri. Ya, kuliah di luar kota dapat menjadikan diri kita lebih mandiri karena harus mempersiapkan apa-apanya sendiri.

          Mungkin sekilas itu saja yang saya tuliskan apa alasan kita berkuliah di luar kota. Namun, masih banyak alasan-alasan yang memungkin adik-adik kuliah di luar kota. Nah, sekarang sudah siapkah adik-adik untuk merasakan kuliah di luar kota???

Terkait dengan kesiapan yang adik-adik rasakan, adik-adik sendiri yang dapat mengantisipasi baik siap atau tidaknya kalian untuk kuliah di luar kota. Agar menyakinkan adik-adik saya akan memberikan suka duka kuliah di luar kota. Namun, suka duka ini merupakan apa yang saya sudah rasakan.
1. Bertemu dengan teman baru
        Antusias yang saya rasakan saat awal-awal akan berkuliah di luar kota yaitu bertemu dengan teman-teman yang baru yangmana mereka datang dari berbagai tempat di Indonesia ini. Dengan adanya teman-teman yang baru maka kita akan merasakan perjuangan yang baru dengan teman-teman baru ini.

2. Menjadi anak kos
          Nah, mungkin "anak kos" merupakan kata-kata yang bangga sekaligus prihatin dengan diri sendiri saat menyebutkan kata tersebut. Kenapa ? bangga karena kita bisa belajar mandiri dengan mempersiapkan baik dari makanan, pakaian, jadwal sendiri, Nah prihatin karena menjadi anak kos tidak semudah yang dibayangkan, kita harus belajar hemat agar tidak makan Indomie di akhir bulan, melihat kamar berantakan bukan sesuatu yang mengherankan karena apabila kita sedang sibuk pasti kosan tidak mendapat perhatian lebih cieeee.

3. Mencari teman yang seprinsip
          Dengan banyaknya teman-teman baru, tidak masalah kita berteman dengan siapa saja, tapi kita perlu juga dengan teman yang se prinsip atau yang saling mengerti satu sama lain dengan kita. Perlunya teman seperti itu akan membuat kita terus bersemangat apabila sedang terpuruk, bahkan dapat saling memotivasi.

4. Perlunya memahami bahasa daerah lokal
          " Kumaha damang ? "
          " Nama saya octamar "
Nahloh, gak nyambungkan, itulah pentingnya memahami bahasa daerah lokal karena akan memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan teman-teman bahkan tetangga. Dengan kita mau belajar bahasa daerah lokal berarti kita belajar menghargai sesama. Kalau kata pepatah kan "Dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung".

Nah, selebihnya suka duka kuliah di luar kota dapat kalian rasakan sendiri nantinya. Ingat juga ya carilah kosan yang dekat dengan kampus karena dapat memudahkan kita menuju kampus, apabila kalian tidak mempunyai kendaraan maka manfaatkan lah angkutan gratis di kampus untuk menghemat biaya. Jangan terus memikirkan nantinya kita akan benar-benar sendiri, karena kita dapat meminta bantuan ke teman kos, ibu kos, tetangga. Apabila kita tinggal di luar kota, hargai dan hormatilah daerah tersebut, walaupun kita sudah nge kos disana tapi kedatangan kita tetaplah sebagai tamu. Layaknya tamu yang sedang bertamu maka janganlah melanggar aturan yang tuan rumah tetapkan. 

Bagi adik-adik yang perempuan, mungkin merasa khawatir dengan lingkungan sekitar oleh karena itu sebelum mencari kosan survey lah terlebih dahulu lingkungan sekitarnya saat pagi, siang, malam.

Homesick juga merupakan masalah bagi kita yang kuliah jauh dari orang tua, namun antisipasi lah homesick tersebut dengan membuat kosan senyaman mungkin, jadikanlah kosan rumah kedua mu. Penting juga untuk kita memberi kabar kepada orangtua agar tetap merasakan kasih sayangnya.

Sekian postan saya kali ini, semoga bermanfaat bagi para pembaca. Aamiin

Wassalamu'alaikum Wr. Wb



Kamis, 04 Februari 2016

Cara Belajarku Tidak Efektif, Kok Bisa Ya ???

sumber : pendidikanindonesia.com
Assalamu'alaikum Wr Wb
Bismillahirrahmanirrahim

Cara Belajarku Tidak Efektif, Kok Bisa Ya ???

"Belajar di malam hari sampai begadang sendirian pernah, belajar kelompok saat liburan dengan teman sekelas juga pernah. Tapi, kok hasil belajar aku belum efektif ya???"
Mungkin kalian pernah mengalami hal tersebut yang menyebabkan hasil belajar tidak efektif dan menimbulkan rendahnya prestasi di sekolah. Nah, kendala yang teman-teman hadapi sebenarnya adalah waktu belajar yang tepat, cara belajar yang berkelompok atau bahkan keduanya.
Di tulisan saya kali ini mencoba memberikan informasi yang insyaAllah berguna bagi adik-adik saya yang masih duduk di bangku SMA, SMP atau untuk teman-teman saya yang sedah menempuh masa perkuliahan juga.

WAKTU BELAJAR YANG BAIK
Beberapa teman saya ada yang belajar di malam hari hingga mengorbankan waktu tidurnya, ada yang belajar di waktu dini hari, atau bahkan ada yang tidak belajar sekali di rumah hahah. Nah, yang manakah waktu yang tepat buat kalian belajar ???
Untuk permasalahan waktu sebenarnya pribadi masing-masing mempunyai waktu tersendiri yang membuat dia merasa nyaman dan produktif untuk mengingat pelajaran yang akan di pelajari esok harinya, kalian lah yang menentukan mana waktu terbaik yang dapat membuat anda merasa produktif dan efektif untuk belajar. Kalau anda merupakan orang yang insomnia ( bukan orang yg pelupa ya) yang tidak bisa tidur lebih awal sehingga anda menjadi owl night mungkin waktu belajar di malam hari adalah waktu yang tepat, tapi bagi anda yang senang untuk tidur lebih awal sehingga anda menjadi early bird dan suka terbangun di waktu dini hari mungkin belajar di waktu dini hari adalah waktu yang tepat. Namun, masing-masing waktu mempunyai manfaat dan kelemahan tersendiri

Belajar di Malam Hari
Bagi anda yang senang belajar di malam hari mungkin akan merasa tenang dan damai karena hanya ada anda dengan peralatan tempur ( plkp belajar ). Namun sesekali ada suara jangkrik yang menganggu tapi tidak terlalu menjadi masalah, Untuk anda yang sering berfikir sendiri di malam hari yang memungkinkan munculnya ide-ide baru, waktu ini mungkin dapat meningkatkan kreatifitas anda. Namun, belajar di malam hari akan mengorbankan waktu tidur anda secara biologis. 
"Jika Anda benar-benar mengorbankan waktu tidur untuk terus menerus belajar, maka hasilnya tidak akan seefektif yang Anda pikirkan. Kondisi ini bisa benar-benar menjadi kontraproduktif," ujar penulis studi Andrew J Fuligni, profesor psikiatri dan ilmu biobehavioral dari UCLA, seperti dikutip dari Healthland.Time, Kamis (23/8/2012). sumber : health.detik.com .
karena saat anda mengorbankan waktu tidur anda secara biologis memungkinkan anda akan sulit menerima pelajaran esok harinya.

Belajar di Pagi Hari
Pagi hari dapat menjadi efektif untuk belajar karena kondisi tubuh yang telah beristirahat dapat kembali ke peforma terbaiknya kembali, kecuali jika mengalami salah bantal haha.
Belajar di pagi hari memungkinkan anda akan ingat pelajaran yang akan dipelajari di sekolah. Karena kondisi tubuh masih fresh dan otak juga masih fresh memungkinkan anda dapat memecahkan soal-soal yang sulit di pagi hari. 
Nah, manfaat serta kerugian belajar di waktu tertentu sudah saya sampaikan. Untuk masalah belajar sendiri atau berkelompok itu juga termasuk pilihan pribadi masing-masing, dimana anda merasa sangat efektif disitu juga pilihan yang terbaik untuk anda. Menurut pengalaman saya, saya sendiri lebih efektif belajar sendiri dirumah apabila untuk memahami teori dan jenis-jenis soal, namun saat untuk mengerjakan soal-soal saya lebih baik belajar berkelompok karena dengan belajar berkelompok dapat membuat kita saling bertukar pikiran sehingga kita menjadi orang yang open minded. Harus di ingat untuk adik-adik dan teman-teman semua, prestasi akademik itu penting namun takdir kita sebagai makhluk sosial harus pula di pertanggung jawabkan. Pintar tidak melulu masalah akademik, namun juga non-akademik. So, cobalah untuk seimbang antara prestasi akademik maupun non-akademik.
Cukup sekian info yang dapat saya sampaikan saat ini, insyaAllah saya akan memberikan info-info penting lainnya untuk kepentingan umum dan pribadi. 
Terima kasih

Wassalamu'alaikum Wr Wb



Rabu, 03 Februari 2016

Miripkah Aku dengan Dirinya ???

Assalamu’alaikum Wr Wb
Bismillahirahmanirrahim
Miripkah Aku dengan Dirinya ???
Setelah lihat judul diatas apa coba yang kalian bayangkan ??? Kalau kalian membayangkan cerita yang akan  gua ceritakan saat ini adalah tentang keluarga yang anaknya tertukar saat dirumah sakit karena ulah suster yang iseng suka nya gendong-gendong bayi terus gatau mau ngembaliin dimana bayinya eh akhirnya di taro sembarangan terus di comot pasangan suami istri sampe akhirnya bayi itu tumbuh dewasa dan sadar kalo dia gak mirip babeh sama emaknya, berarti kalian terlalu banyak menonton FTV atau film-film hidayah haha.
Karena sebenernya yang mau gua ceritakan adalah pengalaman gua di pasar pal di daerah depok. Suatu hari gua ke pasar sama emak buat beli celana baru ( Alhamdulillah ), sesampainya di pasar gua dan emak langsung menuju toko sunda, kenapa di sebut toko sunda??? Karena pegawainya banyak orang sunda. Nah,toko itu tuh barangnya di kelompokkan gitu, misalnya celana cowo ada di sebelah kanan bagian dalam toko, baju-baju ada di sebelah kiri toko dll. Dan kerennya toko ini tuh sistemnya kayak di obral gitu dan kalo mau nanya-nanya bisa konsultasi dulu sama pegawainya yang cowok semua dan berada di dekat stand-stand masing-masing jenis barang yang dijual. Pas gua lagi milih-milih celana tuh ya sambil dipake buat dirasakan sentuhan lembut kainnya, kehangatan kainnya, dan kenyamanan saat dipakai, aman atau tidaknya, berfungsi atau tidak lampu seinnya ( eh dikira test drive mobil kali ya ), tiba-tiba ada suara ibu-ibu yang haus akan belanja dan siap untuk menggunakan skill tawar menawarnya yang suka bikin kepala berbie pusing sampai nyerah akhirnya ngasih diskon 100% ke ibu-ibu itu (maaf ya kalo gak lucu-_-, but I’ll keep trying) , ibu-ibu itu ngomong gini
“ kang, eta celana sabaraha kang ? “
“kang ! “
“ aih akang kumaha sih jualanna! “
Tapi yang gua heran itu ibu teriak-teriaknya ke gua sampe gua pun bingung nih ibu mau modus doang buat godain gua atau gimana ya, soalnya tatapan matanya yang tajam membuat ku terpana akan kehororran pandangan sinisnya. Dalam hati gua nih ibu jangan-jangan ngira gua pegawainya toko ini kali ya, yaudah setelah gua merasa sedikit sadar akhirnya gua tanya aja
“ibu, maaf ibu nanya ke saya atau gimana ? tapi saya bukan yang jualan bu-_- “
Setelah gua katakan kebenaran yang sebenarnya, ibu itu akhirnya sadar akan ketampanan gua yang sesungguhnya eh maksudnya sadar akan sosok gua sebenarnya adalah pembeli juga yang akhirnya ibu itu minta maaf.
Tapi, apakah gua mirip dengan pegawai toko itu sampai-sampai ibu itu ngira gua termasuk pegawai toko itu, kejadian ini gak cuma sekali lho-__- setiap gua kepasar itu gua sering dikira pegawai toko itu juga. Mungkin emang pegawai di toko tersebut ketampanannya sama kayak gua haha jadi mirip deh. Nah, sekarang udah tau kan kebenaran dan cerita sesungguhnya dari judul di atas??? Kalo gitu gua pamit dulu ya, tunggu cerita selanjutnya yang insyaAllah akan lebih menarik dan memotivasi para pembaca. Aamiin.

Wassalamu’alaikum Wr Wb