Jumat, 22 Januari 2016

About Me

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum,


Muhamad Octamar Wahidullah
Dilahirkan di Bogor pada 4 Oktober 1996 dengan panggilan Octa. Dengan seiring berjalannya waktu saya dan keluarga menetap di Depok. Saya hidup 3 bersaudara dengan gender laki-laki semua. Untuk riwayat sekolah di awali dengan bersekolah di taman kanak-kanak (TK) Islam Nurul Muttaqien sejak 2002 hingga 2003 lalu di teruskan dengan bersekolah di Sekolah Dasar Negeri  (SDN) Pekayon 15 Pagi yang terletak di Jakarta Timur sejak 2003 hingga 2009. Dengan memulai kehidupan memasuki remaja di SMP Negeri 184 Jakarta Timur sejak 2009 hingga 2012, nama Octa yang akrab digunakan sejak lahir hingga SD berubah menjadi Oc. Sejarah awal mempunyai panggilan akrab terbaru di SMP ini dikarenakan saya yang seringkali menyebutkan Oc untuk mengkoreksi nama saya yang sering orang-orang tuliskan dengan menggunakan Ok sehingga nama saya menjadi Oktamar. Alasan saya sering mengoreksinya karena saya takut bahwa di Ijazah nanti nama saya ditulis menggunakan nama Oktamar bukan Octamar, sejak saat itu teman-teman saya pun sering memanggil saya dengan panggilan Oc (baca: Oce). Nama panggilan ini membuat saya percaya diri dan merasa seperti punya keunikan dengan nama panggilan saya, alasan itulah yang membuat saya mempromosikan nama panggilan saya menjadi Oc bagi teman-teman sekolah saya yang berlanjut di SMA Negeri 98 Jakarta Timur yang mana saya bersekolah SMA sejak 2012 hingga 2015. Kehidupan remaja saya lebih banyak di habiskan di SMA dibandingkan dengan di rumah karena durasi sekolah yang dominan menghiasi kehidupan sehari-hari saya. Aktif di organisasi dan olahraga membuat saya belajar untuk menjadi lebih dewasa serta mengembangkan Soft Skill. Olahraga yang saya tekuni di SMA adalah Hockey. Olahraga ini memang asing di telinga masyarakat Indonesia karena keterbatasan fasilitas yang kita punya. Namun, dengan adanya keterbatasan dan ketidakterkenalan olahraga ini di Indonesia membuat saya dan tim 98 Hockey Club yang sudah berdiri sejak lama tetap konsisten untuk berlatih dan berjuang demi menggapai cita-cita yang kami inginkan. Perjuangan di SMA tidak akan saya coba untuk dilupakan karena perjuangan tersebut sangat berkesan dan memberikan saya pelajaran untuk kehidupan di dunia nyata ini, termasuk perjuangan untuk diterima di Perguruan Tinggi Negeri yang tidak mudah. Untuk diterima di PTN ada tiga jalur yang saya telah ikuti yaitu, SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri. Perjuangan yang mungkin akan saya ceritakan di lain waktu itu membuahkan hasil yang saya terima dengan senang hati, saya sekarang resmi menjadi Mahasiswa Universitas Padjadjaran jurusan Fisika.

Oke, mungkin cukup untuk perkenalan singkat saya di cerita pertama ini… Next story is about my experience in school.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar